Review Film : Manchester By The Sea

Thursday, November 29, 2018

have you watched Manchester By The Sea ?








Haii gaess, kali ini gue mau review film Manchester By The Sea. Alasan pribadi gue nonton Manchester By The Sea karena film ini masuk ke nominasi Oscar tahun 2017, kedua: film ini diambil dengan latar kota Manchester, kota yang menjadi impian destinasi wisata buat nonton tim favorit gue Manchester United, ketiga adalah faktor cassey Affleck sebagai pemeran utama yang merupakan saudara dari Ben Affleck pemeran Batman favorit gue.

Nah kalau tadi alasan pribadi, sekarang gue coba berikan beberapa alasan kenapa lo harus nonton film Manchester By The Sea. Film ini mendapat rating 7.8 / 10 di IMDB. Skor yang menurut gue seharusnya bisa lebih tinggi lagi ya. Dari film ini Cassey Affleck memenangkan Best Actor 2017 loh, jadi kalian akan dimanjakan dengan acting apik dari Cassey. Film dengan genre drama ini bagus ditonton karena memuat nilai-nilai parenting dan juga banyaknya permasalahan individu dan sosial yang sebenarnya bisa terjadi pada semua orang.

Manchester By The Sea memiliki plot film jump scene antara flashback dengan kondisi sekarang. Konflik yang diangkat adalah masalah social dan individu, perjuangan seorang Lee Chandler (Casey Affleck) untuk struggle melewati seluruh masa sulit yang sudah dihadapinya. Buat sebagian orang mungkin film ini akan terasa membosankan karena minim kejutan, tetapi alur ceritanya sangat menarik untuk disimak. So kalau kalian belum menonton, buruan nonton filmnya karena setelah ini mungkin ada beberapa spoiler.

Warning, spoiler alert!!!

Diawali ketika Lee mendapatkan kabar bahwa kakaknya Joe meninggal karena serangan jantung, Lee harus segera kembali ke Manchester untuk mengurus pemakaman kakaknya tersebut. Ternyata masalah tidak sesimple itu, setelah urusan pemakaman selesai, Lee mendapati bahwa ia harus menjadi orang tua asuh (wali) bagi Patty keponakannya hingga ia berusia 21 tahun. Lee tidak siap untuk menjadi wali namun kesulitan karena tidak ada juga yang mau mengasuh patty. Lee tidak siap karena ia telah gagal membangun rumah tangga, kegagalan yang selalu menghantui setiap langkahnya. Bahkan lee hampir bunuh diri di  kantor polisi karena kesalahannya tersebut. Lee tidak bisa kembali ke Manchester, kota yang memberikan banyak duka pada dirinya sementara patty tidak ingin meninggalkan Manchester. Keduanya mempunyai alasan kuat terhadap argumennya, tentu saja argument paling apik adalah patty. Ia tidak bisa pindah karena dia adalah anak band dan mempunyai dua pacar! Patty mencoba memberi jalan keluar agar ia diasuh oleh ibu kandungnya yang telah bercerai dengan ayahnya. Patty akhirnya bertemu dengan ibunya melalui undangan makan siang yang ditujukan untuk memperkenalkan patty dengan calon ayah tiri nya. Sayang, pertemuan tersebut tidak berjalan sesuai harapan, sang ayah tiri mengusulkan agar patty tidak tinggal serumah dan mengatur jadwal kunjungan untuk bertemu ibunya. Lee yang frustasi tidak sengaja bertemu dengan Randi, mantan istrinya. Konflik keluarga yang terjadi sangat kental, banyak banget nilai-nilai parenting yang bisa dipetik dari film ini.

Ok gaes, sedikit gue coba bahas terkait pesan moral dari film ini. Pertama mulai dari yang paling simple. Pastikan setiap meninggalkan rumah, semua hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran seperti kompor, kabel dll harus dipastikan aman ya (kalian bisa lihat akibatnya dari film ini). Kedua, jauhi drugs! Ketiga, sebagai orang tua kita harus dapat mengajarkan tata bahasa yang baik dalam keluarga, karena hal tersbut menjadi contoh untuk anak (ada scene dimana cara berbicara kasar disini mendapat sindiran dari warga loh). Keempat, pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga dari perceraian, anak tetaplah anak. Mereka membutuhkan sosok dari kedua orang tua untuk saling melengkapi, peran ayah dan ibu semua sangat dibutuhkan oleh anak. 

Lee Chandler : 
I can't beat it. I can't beat it. I'm sorry.

So buat kalian yang belum nonton Manchester By The Sea, jangan lupa tambahkan film ini ke daftar film yang harus kalian tonton ya! Selamat menonton guys!



Salam,
Dony Ariestha

You Might Also Like

0 komentar