Review Film : Bohemian Rhapsody

Thursday, February 14, 2019

have you watched Bohemian Rhapsody?


BOHEMIAN RHAPSODY, sebuah lagu legendaris dari Queen. Semua anak band pasti tau lagu ini. Bagi sebagian besar musisi, lagu ini dianggap sebagai suatu mahakarya yang luar biasa. Liriknya memang tidak mudah dimengerti atau bahkan tidak bisa dimengerti. Queen pun tetap membiarkan lirik lagu tersebut menjadi misteri, karena menurut mereka itulah salah satu seninya. Bohemian rhapsody pun masuk ke dalam grammy hall of fame. Ga akan pernah cukup membahas tentang lagu bohemian rhapsody. 

Is this the real life – Is this just fantasy

“Bismillah! No, we will not let you go (Let him go!) Bismillah, we will not let you go (Let him go!) Bismillah, we will not let you go (Let me go.) Will not let you go (Let me go.) Will not let you go. (Let me go.) Ah No, no, no, no, no, no, no. (Oh mama mia, mama mia.) Mama mia, let me go Beelzebub has a devil put aside for me, for me, for me...”

“Scaramouch, scaramouch will you do the Fandango-Thunderbolt and lightning-very very frightening me (Gallileo, Gallileo, Gallileo, Gallileo, Gallileo, figaro, Magnifico...)”

Bismillah (dengan Menyebut Nama Allah) adalah kata-kata yang rutin diucapkan setiap muslim saat sholat. Sementara Beelzebub disebut sebagai setan. Galileo seorang astronom, Scaramouch adalah seorang badut yang selalu lolos dalam situasi sulit, fandango adalah tarian Spanyol, Figaro dan magnifico adalah karya opera. Dan apa makna dari lagu tersebut? Nikmati saja alunannya dan biarkan menjadi misteri apa makna dari lagu tersebut.


Well, mari kita mulai membahas filmnya. Bohemian rhapsody mendapatkan nilai 8,2/10 versi IMDB dan 88% audience skor dari rottentomatoes. Sampai tulisan ini dibuat Rami Malek (pemeran Freddy mercury) masuk dalam nominasi Oscar kategori Best Performance by an Actor in a Leading Role, memenangkan golden globe Best Performance by an Actor in a Motion Picture – Drama, Best Leading Actor BAFTA Film Award, Best Lead Actor AACTA International Award, Outstanding Performance by a Male Actor in a Leading Role dari Screen Actors Guild Awards dan lain lain. Sementara filmnya sendiri juga mendapatkan penghargaan dari Golden Globe kategori Best Motion Picture – Drama, nominasi Best Film AACTA International Award, nominasi Best Picture dari NTFCA Award dan lainnya. Terlalu banyak untuk disebutkan kayanya hehehe. Yang jelas kemampuan acting dari Rami Malek memang menjadi kunci kesuksesan dari film Bohemian Rhapsody selain dari alur cerita nya yang memang menarik.

We can be. We believe in each other... that's everything. We are going to do great things. It's an experience - love, tragedy, joy... it's something that people will feel belongs to them. - Freddie Mercury

Warning Spoiler alert !!

Bohemian Rhapsody menceritakan perjalanan karir Queen sebagai band rock legendaris dengan memusatkan perhatian terhadap Rami Malek sebagai Freddie Mercury. Peran tak kalah penting dilakukan oleh Gwilym Lee sebagai Brian May, Ben Hardy sebagai Roger Taylor dan Joseph Mazzello sebagai John Deacon. Diceritakan bahwa Freddie awalnya bekerja sebagai petugas di bandara yang menyukai music meskipun hal tersebut ditentang oleh ayahnya. Sampai suatu malam Freddie menonton band yang digemarinya, ternyata vokalis band tersbut mengundurkan diri. Fred memberanikan diri mengajukan diri sebagai vokalis, awalnya ditolak. Tapi sambil berjalan fred bernyanyi sangat merdu hingga akhirnya masuk band tersebut. Perjalanan karir pun dimulai,panggung kecil hingga tawaran rekaman menghampiri, pada akhirnya dapur rekaman dan lagu-lagu ciptaan mereka mengubah hidup Queen dan menjadi inspirasi anak band di seluruh dunia.


We're family. We believe in each other. That's everything. - Freddie Mercury

Kesuksesan queen seperti diceritakan dalam film memang tak lepas dari peran Freddie Mercury. Sebagai vocalis dan penulis lagu, dia mendalangi kesuksesan lagu lagu queen. Kemampuan tersebut yang membuat gaya hidupnya hancur dan juga menghancurkan band queen itu. Freddie larut dalam kehidupan malam, pesta, alcohol, drugs, sex selama bertahun tahun. Yang mana akibat hal tersbut dituding menjadi penyebab fred terkena AIDS. Kemampuan besarnya pula yang membuatnya lupa bahwa ia besar karena bantuan dan support dari rekan band lainnya. Fred menerima tawaran sangat besar untuk bersolo karir, dan mundur dari band. Queen vakum dan akhirnya fred menyadari bahwa semua tindakannya selama ini adalah kesalahan. Fred memperbaiki diri, queen yang sudah tidak lama manggung mengajukan diri untuk menerima tawaran manggung di live aid. Acara amal untuk kegiatan kemanusiaan. Musisi terkenal semua ikut ambil bagian, Phil Collins, Madonna, Bob Dylan dan lainnya. Selama film kita akan dimanjakan dengan hits dari queen seperti  Bohemian Rhapsody, Don’t Stop Me Now, The Show Must Go On, We Are the Champions, We Will Rock You, Somebody to Love, Another One Bites the Dust, Killer Queen, Under Pressure, I Want to Break Free. Penjiwaan Remi Malek sangat baik bahkan membuat kita terkenang dengan aksi panggung almarhum Freddie Mercury.


“You're bloody right I am! We're all legends. - Freddie Mercury”
“Freddie Mercury: Let's go and punch a hole in the roof of Wembley Stadium. 
Brian May: Actually, Wembley Stadium doesn't have a roof. 
Freddie Mercury: Then we'll punch a hole in the sky. “

So buat kalian yang mengaku penikmat film dan juga penggemar Band Queen tapi belum nonton Bohemian Rhapsody, jangan ragu jadikan film ini ke watchlist film kalian yaa. Happy watching and singing during the show 

“We can be. We believe in each other... that's everything. We are going to do great things. It's an experience - love, tragedy, joy... it's something that people will feel belongs to them.” Freddie Mercury


Salam,
Dony Ariestha

You Might Also Like

0 komentar