Kuliah Di Magister Management Trisakti (1)

Thursday, May 02, 2019



“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” QS Al Mujadilah : 11

Kuliah S2 sudah menjadi cita-cita sejak dulu. Ketika lulus S1 pun sebenarnya saya sudah mengikuti tes di MM UGM, karena saat itu memang berniat untuk menjadi dosen. Memiliki passion untuk mengajar dan sharing ilmu sepertinya sudah melekat pada saya. Ketika kuliah S1 saya 2 tahun menjadi asisten dosen untuk Statistika, Metode Kuantitatif, Pembimbing Lapangan KKN dan Asisten Dosen Lab untuk program SAP. Sayangnya saat seleksi dosen, saya tidak lulus. Kecewa dengan hasil tersebut saya akhirnya mencoba apply ke beberapa perusahaan. Dan Alhamdulillah sekitar sebulan saya sudah mendapatkan pekerjaan di sebuah Stasiun TV Swasta Nasional sehingga saya harus merantau ke Jakarta. Akibatnya saya harus mengurungkan niat sementara untuk dapat kuliah S2. Kurang lebih 4 tahun saya bekerja, akhirnya berkesempatan untuk melanjutkan studi. Saya memilih Magister Management Trisakti sebagai tempat menimba ilmu.

Alasan pertama memilih MM Trisakti adalah tenaga pengajarnya, saat saya berkunjung untuk mencari tahu profile kampus, saya melihat tenaga pengajarnya cukup banyak diisi oleh professor. Point kedua yang tak kalah penting adalah waktu kuliah yang tersedia untuk kelas eksekutif. Ketiga, akreditasi MM Trisakti adalah A. Keempat, faktor brand dari Universitas Trisakti yang sudah populer di masyarakat. Dan terakhir adalah biayanya yang menurut saya masih bisa dijangkau.

Tes untuk masuk MM pertama adalah seleksi administrasi, sebagai calon mahasiswa kita diminta untuk menyerahkan berkas seperti copy ijazah  S1, KTP dan mengisi form rekomendasi atasan dan dosen dari kampus sebelumnya. Tidak terlalu sulit untuk tahapan ini. Tahapan kedua adalah tes tertulis, tahapan ini rasanya yang agak sulit karena ada beberapa tes seperti pengantar ekonomi, statistika, metode kuantitatif, bahasa inggris. Tujuannya adalah untuk melihat gap kompetensi calon mahasiswa. Jika mahasiswa tidak lulus di tes tersbut, belum tentu mahasiswa tersebut tidak diterima, selama passing grade nya mendekati syarat, calon mahasiswa masih dapat lulus dan wajib mengikuti kelas Matrikulasi. Kelas Matrikulasi ini sendiri wajib diikuti dan tidak bisa diremehkan, jika tidak ikut bahkan tidak lulus, mahasiswa tidak bisa mengambil mata kuliah tertentu dan artinya lulus kuliah tertunda. Tahapan selanjutnya adalah tes wawancara, tes wawancara dilakukan bagi mahasiswa yang lulus secara tes tertulis. Wawancara ini seingat saya untuk menggali minat dan bakat calon Mahasiswa. Jika sudah mengikuti semua tes tersebut, akan ada pengumuman kelulusan.

Nah untuk kelas kuliah terbagi menjadi dua yaitu kelas regular dan kelas khusus. Apa perbedaannya? Pertama dari segi waktu untuk kelas regular kuliah diadakan setiap senin – jumat tergantung jadwal mata kuliahnya dan tidak setiap hari masuk, kurang lebih seminggu tiga kali pertemuan di antara hari senin sampai jumat. Waktu perkuliahan dimulai dari jam 5 sore sampai jam 9 malam. Untuk kelas khusus, kuliah diadakan setiap hari sabtu dari pukul 8 pagi sampai 6 sore. Kedua dari segi biaya, untuk kelas regular per semester dikenakan sekitar 14juta dan kelas khusus dikenakan biaya sekitar 16juta. Oya untuk kelas khusus mendapatkan jatah snack pagi dan sore serta makan siang. Saya mengambil kelas khusus karena saya tidak bisa pulang tenggo setiap harinya dan jarak dari kantor ke kampus cukup jauh.

Kira-kira itulah Serba serbi kegiatan dan tahapan tes masuk di MM Trisakti yang saya lalui. Untuk metode pembelajaran dan kegiatan selama perkuliahan akan dibahas di post selanjutnya ya. Cheers.!


Abi Darda R.A.  berkata bahwa saya mendengar Rasulullah bersabda “Bagi siapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya ke surga. Sesungguhnya para Malaikat meletakkan sayapnya (memayungkan sayapnya) kepada penuntut ilmu karena senang (rela) dengan yang ia tuntut.” (HR. Ibn Majah)

Keep Calm & Study Hard

Salam,
Dony Ariestha

You Might Also Like

0 komentar