Review Film : Toy Story 4

Sunday, July 14, 2019

have you watched Toy Story 4?


Toy Story 4 merupakan serial lanjutan dari kesuksesan toy story. Penonton harus bersabar sekitar 9 tahun lamanya sejak Toy story 3 rilis pada juni 2010. Film ini mendapat respon yang sangat bagus, cocok untuk semua umur (sesuai dengan rate film), sangat menghibur dan fresh. Toy story 4 mendapat nilai 8.3 / 10 dan audience score 94%. Luarr biasa. Pada film ini rasanya penonton akan memiliki idola baru seperti forky, ducky & bunny. Tiga tokoh ini menjadi pembeda dan mencairkan suasana. Tokoh sentral tentu tetap dipegang oleh woody yang diisi oleh idola gue, tom hanks.

Warning spoiler alert !!!

“Forky is the most important toy to Bonnie right now. We all have to make sure nothing happens to him.”
Cerita ini dimulai ketika bonnie harus masuk TK, di hari pertamanya ia sangat kesulitan beradaptasi dengan teman-temannya. Saat diminta membuat prakarya bonnie terlalu sedih, untunglah ada woody yang sigap memberikan bahan-bahan pra karya dari tempat sampah. Sejak saat itulah bonnie mempunyai mainan baru yang disebut forky. Dengan segera forky menjadi mainan kesayangan bonnie, namun forky merasa ia bukanlah mainan melainkan sampah, sehingga ia lebih menyukai tempat sampah. 

Masalah timbul ketika forky kabur dari minivan saat perjalanan keluarga bonnie, tentu saja dengan inisiatif tinggi woody melompat keluar dari mobil untuk mencari forky. Sepanjang perjalanan woody memberikan penjelasan dan pemahaman bagaimana ia begitu berarti untuk bonnie. Sesampainya di tempat pemberhentian minivan untuk bertemu bonnie, buzz, wendy dan teman-teman lainnya. Woody terpana pada suatu lampu yang mengingatkannya pada bo peep. Woody lalu masuk dalam toko antik tersebut, namun sayang ia tidak dapat bertemu bo peep. Ia bertemu dengan gabby gabby yang merupakan boneka dengan kotak suara rusak. Ia menginginkan kotak suara woody yang masih bagus, karena mereka dibuat pada tahun yang berdekatan yaitu sekitar tahun 50an. Woody yang tidak mau pun berusaha kabur, namun sayangnya forky tertangkap oleh gabby gabby. Saat hendak mencari bantuan dari buzz, tanpa sengaja woody bertemu dengan bo peep!


Woody pun meminta bantuan bo peep untuk menyelamatkan forky karena bo peep pernah berada di toko antik itu. Sementara buzz yang kehabisan waktu untuk menunggu woody berusaha mengambil inisiatif untuk mencari woody. Dengan dibantu wendy yang mengempeskan minivan ayah bonnie, mereka kini memiliki waktu tambahan untuk mencari woody dan forky.


Salah satu pesan moral dalam film ini adalah jika kamu berada dalam kebingungan, dengarkanlah suara dari dalam dirimu. Ya difilm ini berulang kali woody dan terutama buzz kebingungan menentukan jalan apa yang harus mereka ambil, dan saat itu yang mereka lakukan adalah mengikuti kata hati.

“Listen to your innervoice”
Tentu saja perjalanan mencari woody tak mulus-mulus amat, buzz diambil seorang penjaga mainan untuk dijadikan hadiah. Ditempat ini dia bertemu dengan ducky & bunny. Dua tokoh yang sangat lucu dan mencairkan suasana.


Akhirnya buzz dengan dibantu ducky & bunny membantu bo peep untuk mencari forky. Sayangnya untuk bisa menemukan forky, mereka harus melewati berbagai rintangan, lalu bertemulah dengan Duke Caboom, mainan acrobat dari kanada. Ia berperan penting membuka jalan dalam setiap pencarian forky. Sayangnya usaha mereka kali pertama ini gagal, namun bukan woody namanya kalau ia menyerah begitu saja. Woody yang akhirnya ditinggalkan teman-temannya untuk mencari forky akhirnya memilih menghadapi gabby gabby seorang diri.

“I lead – you follow” Bo Peep
Pesan moral lainnya adalah kita juga harus dapat ikhlas dalam berbagi hal meskipun hal tersebut sangat berarti bagi kita. Seperti woody yang merelakan kotak suaranya untuk gabby gabby agar ia bisa dimiliki anak yang mau mengambilnya.
Well, buat kalian yang butuh film keluarga yang menghibur, penuh pesan moral tanpa adegan-adegan dewasa. Kalian bisa memilih toy story 4 sebagai referensi film kalian. Happy watching everyone! Pastikan tonton sampai habis karena akan ada kejutan tentang pilihan hidup di akhir film!

“To infinity..and beyond”
Salam,
Dony Ariestha

You Might Also Like

0 komentar